TOKO 0SCAR CLASSER

Jumat, 29 Agustus 2014

ALAT UKUR & SST (Special Service Tools)

  



Cara Pemilihan Replacement Rod dan Washer
-  Ukur diameter silinder dengan vernier caliper.
-  Lihat angka dibelakang koma, apakah lebih besar atau lebih kecil dari 0,5 mm


Contoh :
- Bila hasil pengukuran : 52,30 mm, pilihlah sebagai berikut :
Replacement rod : 50 mm
Replacement washer : 2 mm
- Bila hasil pengukuran : 52,70 mm, pilihlah sebagai berikut :
Replacement rod : 50 mm
Replacement washer : 3 mm

metoda pengukuran

Ukur diameter silinder dengan  vernier caliper. Pilihlah replacement rod dan washer  yang sesuai, dan pasangkan  pada silinder gauge. Bila hasil pengukuran diameter  adalah 91,00 mm, gunakan  replacement rod 90 mm dan replacement washer 1 mm.  Set micrometer pada 91 mm  (seperti hasil ukur di atas),  asukkan replacement rod  dan measuring point kedalam micrometer, dan dial gauge diset ke “0”.

Masukkan cylinder gauge  pada posisi diagonal ke dalam  silinder, gerakkan cylinder  gauge sampai diperoleh  hasil pembacaan terkecil. Bila hasil pembacaan adalah 0,08  mm sebelum “0”, berarti diameter  silinder adalah 0,08 mm lebih besar dari 91 mm.  Karena itu diameter silinder adalah 91,08 mm (91,00 + 0,08 mm).


CALIPER GAUGE
 Caliper gauge adalah alat ukur  yang menggunakan dial gauge.  Ada 2 tipe caliper gauge yaitu  inside caliper dan outside caliper  Yang umum digunakan untuk mengukur komponen automotif  adalah inside caliper gauge




metoda pengukuran

Ukurlah diameter dalam dengan  vernier caliper. Katakanlah hasilnya  8,40 mm, selanjutnya set micrometer ke angka yang mendekati hasil ukur dari vernier caliper dan kelipatan dari 0,5 mm yaitu 8,50 mm.

Tempatkan kaki-kaki caliper diantara  anvil dan spindle micrometer. Gerakkan caliper sampai  mendapat angka terkecil. Kemudian set dialke "0"
Tekan tombol caliper gauge dan masukkan lug pada diameter dalam benda yang akan diukur dan bebaskan tombol. gerakkan kaliper sampai di dapat pembacaan terkecil. Jika pembacaan menunjukkan0,008 mm berarti diameter dalam adalah 8,2 mm ( 8,50 - 0,08 mm )

PLASTIGAGE
 
Plastigage digunakan untuk mengukur celah oli dari poros engkol.

Plastigage mempunyai ukuran yang berbeda : warna hijau (0,025-0,076  mm), warna biru (0,102- 0,229 mm), warna merah (0,051-0,152 mm)  
metoda pengukuran
1. Bersihkan tangan, crank shaft pin dan bantalan
2. Ambil plastigage dari dalam  amplopnya sesuai lebar bantalan
3. Letakkan plastigage dari dalam  pembungkus pada crank shaft pin seperti pada gambar
4. Pasang bearing cap dan kencangkan mur–murnya sesuai moment spesifikasi. Jangan memutar crank shaft


5. Lepas bearing cap dan ukurlah lebar plastigage dengan menggunakan skala yang terdapat  pada amplopnya. Bila lebar tidak merata, ukurlah pada tempat yang paling lebar


ALAT UKUR & SST













 









DISUSUN OLEH :
AHMAD RIFAI
KELAS : X – TSM


SMK ISLAM CIPASUNG
SINGAPARNA – TASIKMALAYA
2014
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar