BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Pengetahuan tentang Anatomi dan Fisiologi sistem
reproduksi pada manusia merupakan ilmu yang paling dasar/basic bagi setiap
pelaku kesehatan reproduksi khususnya para wanita. Dalam makalah ini akan
dibahas tentang Anatomi Sistem Reproduksi pada Manusia yang menerangkan
tentang Anatomi Saluran Reproduksi Laki-laki dan Anatomi Saluran Reproduksi
Wanita. Sistem reproduksi pada manusia akan mulai berfungsi ketika seseorang
mencapai kedewasaan (pubertas) atau masa akil baligh. Pada seorang pria
testisnya telah mampu menghasilkan sel kelamin jantan (sperma) dan hormon
testosteron. Hormon testosteron berfungsi mempengaruhi timbulnya tanda-tanda
kelamin sekunder pada pria, di antaranya suara berubah menjadi lebih besar,
tumbuhnya rambut di tempat tertentu misalnya jambang, kumis, jenggot, dan dada
tumbuh menjadi bidang, jakun membesar. Sedangkan seorang wanita ovariumnya
telah mampu menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon wanita yaitu estrogen.
Hormon estrogen berfungsi mempengaruhi timbulnya tanda-tanda kelamin sekunder
pada wanita, yaitu kulit menjadi semakin halus, suara menjadi lebih tinggi,
tumbuhnya payudara dan pinggul membesar.